Sunday, 3 March 2013

Mereka adalah Keluarga Baru-ku

Struktur Organisasi Posko SMAN 2 Watansoppeng
Sudah dua pekan kami bersama-sama di Posko. Makan, mandi, tidur, mengajar, bekerja bakti dan segala aktivitas yang kami lakoni selama itu, sehingga persoalan pribadi pun sudah mampu kita curahkan. Meski, baru saling kenal saat pembekalan KKN. Namun, entah apa penyebabnya sehingga keakraban diantara kami begitu cepat terjalin.
Fose di Lejja Posko SMAN 2 Watansoppeng


Rasanya, kami adalah sebuah keluarga baru yang kebetulan di pertemukan dalam lokasi yang sama. Padahal, kami ini berasal dari daerah yang berbeda-beda. Oh ya kami ini berjumlah 20 orang, ada 9 orang lelaki dan 11 orang perempuan.
Sebelumnya saya perkenalankan dulu, siapa-siapa mereka, berikut karakter bawaannya hehehe..
Fathmorika
Mendengarkan teman-teman menyanyi (lejja, red)
Saya mulai dari Fathmorika, sepintas jika mendengar namanya pasti kita berpikir ia adalah seorang perempuan. Padahal, mahasiswa asal Takalar ini ternyata berjenis kelamin pria, saya pun sempat terkecoh dibuatnya. Dalam daftar nama-nama mahasiswa KKN-PPL saja, pegawai UNM juga menuliskan simbol (P) dalam daftar jenis kelamin yang tertera di samping namanya. Mocan, sapaan akrabnya, teman-teman di posko sering mempelintirkan Mau Sekali Cantik atau Montok dan Cantik kepanjangan dari akronim nama itu. Namun, Mocan tak pernah mempermasalahkan itu, kebiasaanya mendesah jika berbicara dan selalu mau digendong adalah ciri khasnya. Hampir setiap hari pria jurusan Kimia ini tak pernah berhenti godaain para cowok-cowok idolanya di posko, bahkan parahnya ia mengaku pernah di “gauli” sama Khaerul teman KKN kami hehehe..(gosip), ia juga pernah tertarik sama teman kami Adietya, terakhir ia begitu mengagumi Pak Lurah dari kelurahan Bila. Wajah ganteng dan masih muda mungkin itulah alasan Mochan begitu tertarik padanya.
Adietya Kambae
Adietya Kambae, hem…sok cool,  irit bicara, poko’nya kalau bicara seadanya saja. Tapi sebenarnya lelaki berdarah Bantaeng ini gokil abisss…, ia pintar menari dan main musik. Emang dasarnya sih dari Jurusan Sendratasik. Di sekolah, ia pernah di kejar-kejar muridnya, bukan karena mengidolakannya tapi ternyata ia mengambil spidol milik kelas siswa itu. Bahkan, kalau di Posko dia dikabarkan dekat dengan salah satu cewek. Namanya E….saja ya, namun ia pernah begitu galau, mungkin saja karena malam itu, pacar cewe’ tersebut datang di tempat kami dan membawakan ole’-ole’ kami. Bayangkan saja, rencana untuk datang di acara pameran dalam menyambut Ultah Soppeng di Ompo ia batalkan..hehehee Pisss..Tapi satu hal yang salut dari dia, meski dia nonmuslim, ia begitu menghargai kami..plural abis…………….
Nurhawang A
Nurhawang A., ia biasa di panggil Wawa’, cewe satu ini jika hanya diliat sepintas pasti semua orang berpendapat ia Jutek, Judes, pokoknya yang jelek-jelek semua ada padanya. Padahal, semua tudingan itu sama sekali tidak benar, gadis ini baik dan ngakunya sih cantik hehehee…Tapi satu hal yang perlu anda ketahui jika ingin menjalin pertemanan dengan dia, Gadis Pangkep ini jika sedang sibuk dan terburu-buru, jangan sekali-kali ajak bicara apalagi mendekatinya kalau tidak mau mendapatkan semburan amarah dari dia. Sebenarnya, wanita ini sudah tidak sendiri lagi, yang kami tau, saat ini ia menjalin asmara dengan seorang pelayaran, hemm LDR ya…Oh ya gadis jurusan Kimia ini, adalah idola Mr. Alex di sekolah, pokoknya kalau ada dia semua urusan RPP beres. Meski, Wawa mengaku malah ilfeel  sama Mr. Alex, ia gak pernah sama sekali mau dekat-dekat dengan si Mr. Alex itu.
Eka Ismayanti
Eka Ismayanti Ismail, Pendidikan Tata Busana adalah program studi yang saat ini digeluti gadis manis satu ini. Sederet nama-nama cowo’-cowo’ di posko pernah diisukan dekat dengan dia. Mereka  selalu saja buat alibi asal bisa dekat atau hanya sekadar melihat wajah Eka setiap hari. Namun, dasar karakternya yang kagak mau ambil pusing, ia selalu saja terkesan memberi harapan bagi siapa saja yang mencoba mencuri hatinya. Hal yang paling menyedih kan sekaligus lucu, sebab malam itu ternyata soulmate nya bertandang di posko, Nampak sekali hati para teman-teman di Posko seketika hancur berkeping-keping. Satu persatu mereka memegang dadanya pertanda kehancuran harapan para cowo” yang mengaguminya.. hahahahahaha. Semoga langgeng ya Eka.
Risma Hernita
Risma Hernita, teman-teman biasa memanggilnya Here, nyambung dari mana ya, dipaksakan sekali. Tapi gak apa-apa itulah uniknya penghuni dunia. Cewe’ satu ini humoris, jarang sekali marah. Soal membuat RPP, ia tercatat paling rajin. Pokoknya belum selesai materi satu, buat lagi..padahal kalau dihitung-hitung masih lama kok waktunya. Kalau menyanyi, menurutnya suara lengking yang ia dimiliki mirip BCL alias Bukan Citra Lestari hahahaa..Sekarang ia mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Ia doyan lagu bahasa Inggris..tapi false selalu, gadis ini terkenal latah juga. Sekian ya…
Syamsudar
Syamsudar, di posko, pria tambung satu ini, sepintas keliatan sangar. Dengan bermodal fisik besar dan berewokan adalah senjatanya menakut-nakuti siswa di sekolah. Bahkan, saking sangarnya, printer pun rusak setelah ia mencetak potonya…ha..ha…ia bahkan punya ranjang pribadi di posko. Kalau persoalan mendekati cewe’ ia tercatat kerap kali tersakiti para cewe” di posko, tapi itu hanya candaan saja kok, sebab mahasiswa angkatan 2009 ini adalah pria yang begitu setia sama pacarnya. Hampir tiap hari kerjaannya nelpon terus, tidak pandang tempat mau di sekolah, posko, di tempat kegiatannya, pokoknya headset selalu saja berada di telinganya. Tapi, ia juga masuk dalam golongan cowo” takut sama pacar, bayangkan setiap aktivitasnya harus minta izin dulu, pasalnya kalau tidak maka ia siap-siap untuk setengah mati “mappalece” hahaha…tapi sebelum berangkat KKN ia baru saja dikukuhkan jadi Ketua Himpunan SENDRATASIK..sukses ya.
Muhammad Ikhsan
Muhammad Ikhsan, Sepintas keliatan sangar juga pria yang satu ini, Icchank nama panggilannya. Cowo’ berdarah Bone itu, memang cukup di kenal paling keras cara mengajarnya. Jika saja, ada siswanya yang dinilainya bandel, pasti tensinya naik lagi, kebiasaannya ya..naik pitam. Bahkan, Ia pernah membawa salah satu siswanya ke ruangan kurikulum untuk diberi “petuah-petuah” karena sudah tak tahan dengan tingkah siswa tersebut yang katanya jingkrak-jingkrak di kelas hahaha…, oh ya ruangan yang saya maksud itu tempat para mahasiswa PPL nimbrung jika tak ada jam ngajar. Di Masyarakat, ia  kerap dipanggil sebagai ustads, poko’nya kalau ngaji suaranya begitu indah terdengar, ia juga jadi guru ngaji alternatif anak-anak kecil disini, padahl sebenarnya ia Jurusan Kimia. Namun,  sampai sekarang teman-teman di posko belum ada juga yang mampu digait masuk dalam alirannya itu. Soal percintaan, pengamatan saya selama ini kayaknya dia “menitip” cintanya di Makassar sebelum izin pergi KKN, soalnya hampir setiap malam juga sering telpon-telponan…Tapi meski sudah punya pacar, tak jarang juga Imamnya terkoyak kalau melihat cewe” kece. Yang tegar Pak Ustads…
Aminah
Aminah,  kalau teman-teman posko selalu membuat slogan buat gadis yang satu ini, katanya bukan Aminah namanya jika tidak kontroversi, bagaimana tidak, di sekolah maupun di posko, mahasiswa angkatan 09 ini disandangkan sebagai wanita yang tingkat kepede-annya sangat tinggi. Yang jelas, kalau semua orang malu melakukan, misalnya berjogget saat salah satu teman posko bernyanyi di elektone..ia pasti dengan penuh percaya diri, selalu memulainya, ia solah-olah tak pernah merasa malu, empat jempol deh untuknya. Jika ditanya persoalan asal daerah, katanya gadis ini terlahir sebagai manusia blusteran , sebab ngakunya ia orang eropa alias Enrekang, Palopo dan Pangkep…, hampir tiap hari ia juga selalu menjadi bahan guyonan teman-teman di posko. Kata teman-teman sih Aminah adalah duplikat salah satu artis Indoensia, itu..tu..Alis Norin, ha? Kagak salah tuh?... Selain itu, kerap kali ia juga sering membuat lelucon, hingga membuat teman-teman hampir muntah2 karena sakit perut, itu karena saking lucunya. Anehnya, ia malah tak pernah tertawa jika membuat tingkah humoris.
Khaerul Ihsan
Khaerul Ikhsan, Cowok kalem yang satu ini, dengar-dengar sih lagi PEDE KATE dengan Mocan,  kalau dihitung-hitung sudah beberapa malam sering keluar bersama, entahlah untuk urusan apa..hemmm…, tapi gaklah ini hanya bercanda saja, ia lelaki tulen kok, kalau perihal asmara saya juga kurang tau bagaimana. Tapi, kalau melihat gelagaknya ia selalu mengintai gadis-gadis imut di SMAN 2 Watansoppeng, kalau dengar ceritanya, sudah beberapa siswi Ababil sudah jadi teman BBM-annya. Mudah-mudahan sudah ada yang keperangkat ya…hahahaa…, Mochan memanggilnya sih ILul, mungkin itu biar lebih unyu-unyu kedengaran…Oh ya, ILul ini sebenarnya mahasiswa SENDRATASIK tapi saya pribadi gak tahu, ia ahlinya apa, menari, musik, nyanyi, saya gak pernah liat berbeda dengan teman-teman sejurusannya yang lain…atau jangan-jangan..dia masih malu-malu menampilkannya.
Lidya Ermy Paramitha

Lidya Ermy Paramitha, panggilannya Lidya, saat pertama-tama di lokasi KKN, beberapa 
cowok-cowok sempat membidiknya, kata mereka sih Lidya ini cukup manis, namun asa itu buyar ketika mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ini memaparkan perihal statusnya, yang ternyata sudah punya suami + 1 anak…hahahaha kasian. Sikapnya adem-adem saja, gak pernah jingkrak2 layaknya cewe” yang lain, tapi ia adalah korban  pertama, Mr. Alex, curhatnya sih ia pernah digodain, namun tak pernah digubris, terlebih saat dia bilang sudah punya suami…
Astifani Asril
Astifani Asril, gadis ini kalau saya deskripsikan ia masuk dalam golongan cewe” super cuek tapi baik, ia baru ngomong kalau diajak bicara. Itulah Fani (sapaan akrabnya), kalau ke sekolah ia selalu saja membawa Penggaris di tasnya, alat ukur itu karena terlalu besar sehingga selalu nongol di tasnya. Mahasiswa PKK ini, sebenarnya bukan asli sulsel, ia adalah orang Padang, tapi kebetulan lulus di UNM. Kalau menyanyi, ia doyan banget lagu Dangdut…
Kalsum Jenny
Kalsum  Jenny, mungil, imut, dan pendiam..itu adalah ciri-ciri wanita yang satu ini. Diantara kami, dia-lah satu-satunya teman kami yang paling kecil. Jika saja pakai seragam sekolah pasti, banyak yang mengira masih kelas 1 SMA ha…., tapi kalau persoalan sikap, dia dewasa banget. Dia tahu, kapan dia harus bicara dan kapan tak boleh ngomong apa-apa. Accunk teman-teman akrabnya memanggil seperti itu, mungkin saja ia tidak cepat besar karena kalau saya melihat porsi makannya sangat sedikit. Dia tak banyak berembel-embel kalau masalah makan, yang penting ada nasi ya..semua jadi. Kalau nyanyi (maaf ya saya selalu berbicara masalah menyanyi, soalnya kebetulan kami satu kamar dengan Elektone), ia paling gemar nyanyi lagu Bahasa Inggris. Suaranya cukup merdu kok, dengar langsung aja..apalagi ia tercatat salah satu pengurus di Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UNM. Sukses dan tambah besar ya….
Nahria
Nahria, sosok cewe’ satu ini cukup kontroversial juga. Dengar rambutnya yang lurus, mungkin karena efek direbonding plus catok..sehingga kelihatan lurus banget. Sejumlah nama cowo’ posko juga pernah disandangkan ke dia, tapi sampai saat ini belum juga ada kecantol. Sudar, adalah salah satu cowok yang saat ini jadi musuh beratnya, entah si Sudar sudah berbuat terhadap dia, sehingga Nahria benci banget sama dia (Semoga kagak benci betulan ya). Kalau teman-teman memang tidak punya senjata perlawan, jangan coba-coba berbuat usil, ia kalau marah tak pernah segan-segan memukul atau melempar…hahahahahaha….oh ya, Ria ini juga pengoleksi film lucu..pokonya lucu banget..heheheh, meski begitu Ria, gadis Tata Busana ini baik kok.
Himawang
Himawang, saat perkenalan dia bilang nama panggilannya Mawan, menurutnya itu hanya akronim sebab Mawan itu kepanjangannya Makin Menawan, ha? Kepedean banget. Meski bukan dari jurusan Seni, tapi ia suka bermain musik dan menyanyi, mengetik gitar dan menyanyikan lagu dari Kerispatih adalah hobi-nya di posko. Ia juga senang menulis, dalam blognya sejumlah artikel hasil olahannya cukup banyak, aliran tulisannya sih mirip-mirip tulisan Raditya Dika…sukses ya. Namun sayang, Himawang ini punya kebiasaan buruk, ia selalu buang angin di dihadapan para teman-teman di posko tapi kagak bilang-bilang, katanya sih telat…ia selalu dicurangi kentutnya sendiri…

Sulaiman
Sulaiman, nama panggilannya mungkin sudah tidak lazim lagi terdengar di telinga kita, Sule..tahu kan sule,? komedian yang menjadi pujaan orang itu. Saat aku tahu, kalau namanya itu, jujur aku sih sempat cenge-ngesan..emm, pria asal Bima ini adalah mantan Gondrong, tapi karena KKN-PPL ia harus merelakan rambutnya yang ia rawat itu di potong, demi untuk KKN ini..kodong. Mengabdi di area bugis, membuatnya terkadang pusing, sebab kebanyak orang-orang di sekelilingnya menggunakan bahasa bugis, sementara ia baru mencoba menyusaikan diri (masih tak tahu arti bahasa tersebut), alhasil, ia tak pernah bosan menanyakan arti setiap kalimat bugis yang dibicarakan orang. Sule ini, juga tak pernah ketinggalan kalau menyanyi, ia selalu juga mencatatkan namanya di daftar penyanyi-penyanyi elektone versi mahasiswa KKN. Lain halnya, kalau berbicara penggunaan internet, terutama membuat blog, sebenarnya lelaki yang kuliah di FSD ini sudah punya 5 blog, hanya saja belum tahu mengoprasikan. Tapi betapa senangnya, saat dia mulai tahu tentang seluk beluk blog, betapa girangnya dia. “Teman-teman kelas tidak ada yang tahu itu buat blog nah,” ujarnya sambil tertawa terbahak-bahak.
Askar
Askar, Kecil, kurus, …seperti itu fisik mahasiswa yang satu ini. Puluhan gelang dan kalung buatannya, melilit di tangan dan di lehernya, benda itu tak pernah lepas, meski ia sedang mengajar. Kadang-kadang ia menjadi karakter waria, jika sedang ingin ngeledek Mochan.  tapi tenang dulu, ia itu idola teman-teman di posko dan masyarakat sekitar, pada persoalan bernyanyi. Sejumlah pujian terlontar untuknya. Memang sih, suaranya melengking, dan cengkokannnya itu tuhh…terutama jika ia membawakan lagu bugis dan dangdut, tak jarang membuat penonton histeris. Soal tari, ia satu-satunya lelaki yang paling lihai menari. Selain mengajar di sekolah, teman-teman Posko pun ikut jadi peserta pelatihan tari yang di pimpinnya. Soal ngelucu ia juga ahlinya, meski ia pernah bercerita tentang kisah buram-nya yang ternyata……hemmm…(rahasia)
Nurayu Fahtimah
Nur Ayu Fahtimah, gadis anggun satu ini adalah bunda di posko, sejak 2 minggu terakhir ia menjalani masa jabatannya sebagai bendahara di Posko, sabar dan selalu pasrah dengan apapun adalah karakter wanita satu ini. Tanpa diintruksi-kan pun ia selalu mengerjakan sesuatu yang dianggapnya penting untuk di kerjakan. Hanya saja, kami kadang bingung, sebenarnya ini cewek maunya apa, habis ia begitu tertutup. Tapi masalah uang nggak ko, ia selalu membeberkan perihal jumlah dana yang dipegang, hal itu karena ketakutannya nanti dituding korupsi…wah..wah..selamat ya. Kalau berbicara, lembut sekali. Sehingga, kadang tidak dimengerti program kerja andalannya itu terus, Pemanfaatn Limbah Masyarakat… hahahaa……
Fitrayana

Fitrayana, di angkatan kami, gadis beranak satu inilah paling senior. Sebab, ia satu-satunya, angkatan 08. Tapi, bagi kami angkatan itu bukan penghalang untuk kami jika masuk pada wilayah Calla-calla, semuanya dilibat.., K Fitra, itu panggilan akrab kami. Mungkin karena dasar sudah punya anak, jadi bawaannya selalu keibuaan. Sedikit-sedikit jangan dulu ya..karena begini-begitu..hehehe. Akunya sih pernah bilang, bahwa sebulan sekali ia bakal datang mengunjungi suami dan anaknya di kampung, namun karena aturan Mr. Alex yang begitu ketat..tampaknya janji itu susah untuk dibayarnya, apalagi kata Mr. Alex kalau mahasiswa PPL yang sudah bersuami paling tinggi nilainya dapat B…sabar ya K, mudah2an hanya bercanda.
Salmawati
Salmawati S., Putri Jeneponto ini, orangnya juga pendiam abiss..kerjaanya nulis saja, kalau di Posko kebiasaannya memakai daster membuat dia beda dari yang lain. kalau lagi memakai jilbab, pasti ada kembang di sisi jilab itu. Salma, mahasiswa Pendidikan Tata Busana ini, juga hoby nyanyi dangdut. terutama lagu yang berjudul Jatuh Bangun, setiap dia menyanyikan lagu itu, nampaknya dalemm banget...kayaknya pengalaman pribadi tuh.

Bagaimana sudah dibaca kan, itulah berbagai karakter teman-teman posko saya. Saya masih ingat pepatah klasik, katanya yang membuat pelangi itu indah karena warnanya berbeda. Seperti itulah kami, meski terlahir dengan sejuta perbedaan, tapi satu hal yang membuat kami selalu menyatu karena kebersamaan.  Satu kata itu yang menjadi kunci, kala kami sedang mengalami konflik kecil.
Fhoto bersama pengurus masjid

Buat teman-teman Posko-ku, Ingat, masih tersisa sekitar 2 bulan hidup kita di posko..tetap jaga kekompakan. Meski Mr. Alex mulai tak bersahabat dengan kita…..
Usai rayakan Maulid di Masjid Sewo, Kelurahan Bila

Bersambung…..

Asri_Ismail, Bila, Lalabata, Soppeng (4/3)

Comments
0 Comments

No comments:

Entitas dari cerita itu lahir dari perenungan atas ide dan bahasa mewadahi perlakuannya. Menulislah...